edvano – berbagi sukacita

SMS Jumat Agung

by on Apr.22, 2011, under Jumat Agung

Hari ini Jumat Agung. Terima kasih untuk teman-teman yang sudah mengirimkan SMS Jumat Agung. Saya simpan di sini supaya bisa di pakai di masa mendatang, dan bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman yang masih menggunakan SMS untuk mengucapkan SMS memperingati Jumat Agung:

Jika ada 1000 orang yang mau berkorban untuk orang lain, aku pasti akan menjadi salah satu di antara mereka. Jika ada 100 orang bersedia menolong orang lain yang kesusahan, akupun akan menjadi salah satu di antara mereka. Jika ada 10 orang bersedia memberikan tumpangan kepada orang lain, aku juga adalah salah satu di antara mereka. Tetapi jika ada satu orang yang bersedia mati di kayu salib demi orang lain, hanya DIA lah satu-satunya yang bersedia. Tuhan kita yang setia, Yesus Kristus Sang Penebus Dosa. PengorbananNya di ayas kayu salib harus  menjadikan kita semakin taat dan setia kepadaNya.

Remember that Jesus was die for us at the cross, so do the best for Him.

Salib yang kasar menandakan betapa besar penderitaanNya.

Saat ini, di tanah ini, kita lahir kembali bagai selembar kertas putih yang tidak bernoda. Di Kalvari, pengorbanan yang mulia dilakukanNya demi menghapus dosa segenap umat karena kasihNya yang begitu sempurna. Maknai bahwa sesungguhnya kita sangat berharga dan mulia di mataNya

Kematian Kristus tidak sekedar cerita tetapi bukti kasih Allah kepada kita, orang berdosa.

Pengorbanan Yesus, bukti kasih dan kemenangan (1 Kor 15:57) untuk kita, yakni menang atas: maut, konsep diri yang salah, tantangan dan kesulitan, perasaan takut yang keliru, hidup memuliakan Dia, untuk gerejaNya.

Ia kena malu supaya kita tidak dipermalukan. Ia kena kutuk supaya kita diberkati. Ia telah di ikat supaya kita dibebaskan. Ia menyaringkan suaraNya, “Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” supaya kita tidak ditinggalkan Dan akhirnya Ia menyelesaikan pekerjaanNya, waktu Ia berseru “sudah selesai”.

Matahari bertanya kepada Tuhan: “untuk siapa aku bersinar?”. Bulan juga bertanya, “untuk siapa aku bercahaya?”. Pelangi pun bertanya, “untuk siapa keindahanku?”. Angin ikut bertanya, “untuk siapa aku berhembus?”. Dan Yesus pun bertanya pada Bapa, “untuk siapa Aku di salib?”. Dan Bapa menjawab, “untuk anakKu terkasih?”. Lalu, kita untuk siapa?

 


Leave a Reply

Arsip