edvano – berbagi sukacita

Tulisan

Tarian Anak

by on Dec.07, 2011, under Ceritaku, Video

Tarian yang lucu, karena di dalamanya ada anak saya. Jadi ya ku tampilkan di sini, biar narsis wkwkwk
Selamat menikmati…..

1 Comment :, , , more...

Melayani Orang Tua Yang Sakit

by on Oct.23, 2011, under Ceritaku

Beberapa kali saya diperhadapkan dengan orang tua yang sedang sakit. Mungkin karena sudah berusia lanjut, jadi kehidupan mereka begitu dekat dengan Tuhan. Saya sangat bersyukur bisa melayani mereka, karena dari sanalah saya semakin yakin bahwa Yesus yang saya sembah benar-benar nyata.

Ketika saya datang kepada mereka, ada banyak cerita yang sangat menguatkan saya. Cerita ini saya dapat dari sanak saudara yang ada bersama dengan orang tua yang sakit tersebut.

Banyak orang yang mengatakan bahwa itu adalah halusinasi orang yang sakit. Tetapi bagi saya, itu lebih daripada halusinasi. Itu adalah peristiwa nyata yang sedang di alami oleh orang tua yang sakit tersebut.

Saya sangat bersyukur karena cerita “halusinasi” mereka bagus. Ada yang cerita bahwa mereka sedang dalam perjamuan yang sangat ramai. Kemudian bertemu dengan Tuhan Yesus dan Yesus siap mengajaknya. Ada juga yang mengatakan bahwa dia harus pulang karena ada dua malaikat yang menjemputnya dengan menggunakan kereta. Ada juga yang dijemput oleh malaikat, tetapi dia minta supaya bisa melihat cucu dulu, baru mau ikut malaikat tersebut. Akhirnya dia merasa sembuh dan pulang dari rumah sakit. Sampai di rumah, dia bisa melihat cucunya, dan setelah itu akhirnya meninggal dengan tenang.

Dalam hati saya berkata, kalau saya nanti meninggal, saya juga ingin menceritakan hal tersebut. Tentunya hal yang indah. Memang ada beberapa juga yang ketakutan untuk menghadapi kematian. Biasanya orang-orang ini adalah orang yang jarang pergi ibadah. Seandainya sering ibadah, orang tersebut tidak mempunyai kehidupan yang mencerminkan Kristus. Dan kematiannya sangat mengenaskan serta menyedihkan.

Saya sangat rindu jika harus mendampingi orang yang akan meninggal, orang tersebut sudah menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat secara pribadi. Dan ternyata, orang-orang yang mau menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat, kematiannya dihiasi dengan senyuman yang indah. Kematian bisa dilewati dengan senang dan tanpa ketakutan. Kalau sudah seperti ini, ibadah penghiburan pun mudah.

Bagi kita yang masih hidup, kita bisa belajar dari peristiwa tersebut di atas. Kalau ada orang yang mati, lihatlah apakah wajah mereka tersenyum atau ketakutan. Kalau tersenyum, saya percaya dia sudah bersama Yesus. Kalau wajahnya mengerikan dan penuh dengan ketakutan, mungkin (saya pun tidak yakin, takut menyinggung) mereka sedang bersama setan. Karena itu, bagi orang percaya “hidup adalah Kristus, dan mati adalah keuntungan”.

Leave a Comment more...

Valentine

by on Feb.14, 2011, under Ceritaku

Bagi saya, tidak ada yang istimewa di hari Valentine. Lha wong waktu kecil saya juga tidak pernah mendengar hari aneh ini. Kelas 2 SMP saya mulai mengerti bahwa hari valentine adalah hari coklat. Tapi, sayangnya sampai saat ini saya belum pernah memberi dan menerima coklat pada saat hari valentine.

Saya menjadi penasaran ketika ada pro dan kontra tentang valentine. Ada yang merayakan, tetapi ada juga yang menolak untuk merayakan. Bahkan untuk mengucapkan selamat valentine saja tidak diperbolehkan. Setelah saya cari tahu lebih banyak tentang asal-usul dari valentine, malah saya jadi tambah bingung, karena paling tidak ada tiga versi cerita yang mengisahkan tentang sejarah valentine. Sampai saat ini pun saya tidak tahu pasti, cerita mana yang bisa dipercaya.

Terlepas dari semua itu, saya tetap bersukacita kalau ada rekan-rekan yang merayakan valentine. Tetapi, orang-orang yang percaya kepada Kristus harus merayakannya sesuai dengan firman Tuhan. Karena banyak orang yang menggunakan momen seperti ini untuk melakukan dosa perzinahan. Setiap hari valentine, koran Pontianak Post selalu memberitakan tentang peningkatan penjualan kondom pada hari menjelang valentine. Beberapa pegawai apotik yang diwawancarai, ternyata mereka juga tidak mempedulikan siapa yang membeli alat kontrasepsi tersebut. Apakah mereka sudah menikah atau belum menikah?? Bahkan saya pernah dengar ada juga yang pesta seks. Apakah ini sebenarnya tujuan valentine ??

Valentine day didefinisikan sebagai hari kasih sayang. Yesus adalah tokoh yang penuh kasih. Harusnya kita meneladani Dia, dalam melakukan kasih itu. Di dalam ayat terkenal di Yohanes 3:16, adalah bentuk kasih Bapa yang rela mengorbankan anaknya dan kasih Yesus yang rela mengorbankan dirinya. Jadi, intinya kasih yang diajarkan oleh Yesus adalah kasih yang memberi dan rela berkorban.

Leave a Comment :, , , more...

Uniknya Perayaan Natal di Indoesia

by on Dec.19, 2010, under Artikel

Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa dan banyak budaya. Setiap daerah memiliki tradisi unik dalam merayakan Natal. Semua tradisi perayaan ini tidak mengurangi makna dan kemeriahan hari Natal:

  1. Di Sumatra Utara, masyarakat Batak memiliki tradisi Marbinda. Dalam tradisi ini, mereka menyembelih seekor hewan bersama-sama di hari raya. Hewan yang di sembelih merupakan hasil kesepakatan menabung bersama antara beberapa orang. Jika jumlah peserta patungan banyak, hewan yang di sembelih bisa kerbau. Jika sedikit, biasanya hanya babi.
  2. Kemeriahan Natal juga dirasakan di Jakarta. Di Jakarta ada Kampung Tugu. Di kenal sebagai tempat komunitas warga keturunan Portugis bermukim. Di Kampung Tugu ada tradisi unik dalam merayakan Natal, yakni setelah ibadah, warga berziarah ke kuburan yang terletak di samping gereja. Kemudian mereka menjalankan tradisi Rabo-Rabo, yaitu bermain musik keroncong dan menari bersama sambil keliling kampung untuk mengunjungi sanak saudara. Setiap penghuni rumah yang habis dikunjungi wajib mengikuti rombongan pemain keroncong sampai ke rumah terakhir. Puncak perayaan terdapat dalam tradisi mandi-mandi. Warga berkumpul di rumah sanak familinya, lalu mereka dengan serunya saling mencoret-coret muka satu sama lain dengan bedak putih sebagai simbol membersihkan kesalahan yang lalu menjelang tahun baru.
  3. Di Yogyakarta perayaan Natal penuh dengan nuansa budaya. Biasanya Pendeta memimpin ibadah dengan memakai baju beskap dan blangkon, memakai bahasa Jawa halus, lengkap dengan pertunjukan wayang kulit bertema “Kelahiran Kristus”. Di sana juga ada tradisi saling mengunjungi pada tanggal 25 Desember.
  4. Perayaan di balut tradisi budaya daerah juga ada di Bali. Biasanya mereka merayakannya dengan mengenakan pakaian khas daerah, yakni kebaya, selendang, kain kamen dan destar. Warna yang biasa di pakai adalah hitam-putih. Pada masa perayaan Natal, kompleks gereja di hias dengan batang bambu yang di hias janur, sebuah ornamen khas Bali yang bernama Penjor.
  5. Di bagian timur Indonesia, perayaan Natal tidak kalah meriah. Biasanya pada Natal diadakan sebuah festival budaya dan pariwisata bertajuk “Lovely December”. Festival ini di mulai sejak awal Desember. Di buka dengan pemotongan kerbau belang dan mencapai puncak pada tanggal 26 Desember dengan arak-arakan yang di sebut lettoan. “Lovely December” terbuka untuk semua orang. Mereka bisa menikmati karnaval, bazar natal, kontes kerbau, pentas-pentas seni, aneka acara adat, pameran kerajinan tangan dan kuliner. Masyarakat setempat pun sibuk menghias rumah, kantor dan gereja.
  6. Perayaan Natal di Manado diadakan sejak 1 Desember dengan ibadah pra-natal yang dilaksanakan tiap hari sampai Natal tiba. Sayuran yang paling di cari menyelang Natal di sini adalah buncis. Banyak juga keluarga yang memiliki tradisi menjenguk kuburan kerabatnya dan makan bersama di sana, biasanya menjelang tahun baru. Pada momen itu, kuburan sekalian dibersihkan dan terkadang ditambahi lampu hiasan. Rangkaian kemeriahan Natal ini berakhir pada Minggu pertama Januari dengan tradisi kunci tahun, di mana warga pawai keliling kampung dengan kostum-kostum lucu.
  7. Di Flores, Natal identik dengan meriam bambu yang diledakkan hampir di setiap sudut kota pada malam Natal. Anak muda biasa begadang semalaman pada tanggal 24 Desember sambil sesekali main kembang api dan minum moke.
  8. Di Ambon, Natal diwarnai bunyi sirine kapal dan lonceng gereja yang dibunyikan serentak pada tengah malam 24 Desember. Momen ini juga identik dengan pertemuan keluarga besar.
  9. Tradisi unik lainnya ada di Papua. Warga Papua memiliki tradisi pesta barapen atau bakar batu, yakni sebuah ritual kuliner lokal untuk mengolah babi sebagai ungkapan kebahagiaan Natal. Selain itu, di banyak tempat di pasang dekorasi bertema kelahiran Yesus, lengkap dengan lagu-lagu Natal yang di putar 24 jam.

Sumber: Pontianak Post, 19 Desember 2010

Leave a Comment :, , more...

Jejaring Sosial vs Jurang Sosial

by on Nov.17, 2010, under Ceritaku

Artikel dari Tempo Interaktif yang saya bahasakan ulang. Mungkin bisa menjadi bahan untuk kita merenungkan perilaku kehidupan berinternet (berjejaring sosial) kita:

Sepasang suami istri duduk di kafe, di bawah cahaya lampu yang remang-remang. Mereka duduk tenang dengan dua gelas kopi di meja. Hampir selama setengah jam mereka tidak saling berbicara. Mereka justru terpaku pada layar laptop masing-masing. Keduanya sibuk mengakses situs jejaring sosial dengan menggunakan fasilitas wifi gratis di kafe itu.

Mungkin saudara pernah bertemu dengan kondisi seperti ini. Ataukah saudara orangnya ?? Mereka menggunakan laptop, ponsel maupun berry-berry. Orang sering asyik sendiri dengan mengakses facebook atau twitter. Dua situs jejaring sosial ini memang paling banyak disukai, karena anggotanya mencapai ratusan juta. Banyak orang yang terikat dengan situs jejaring sosial, hingga membuat mereka menyepi dan jatuh ke jurang sosial. (continue reading…)

Leave a Comment :, , , , more...

Arsip