edvano – berbagi sukacita

Inspirasi

Peka Akan Suara Tuhan

by on Nov.14, 2010, under Inspirasi

Sewaktu jaman telegraph sedang berjaya, ada seorang anak muda yang begitu mencintai sandi-sandi morse dan bermimpi dapat bekerja di perusahaan pengiriman pesan kilat tersebut. Hingga suatu hari kesempatan itu datang, perusahaan mengumumkan adanya sebuah lowongan pekerjaan. Dengan bersemangat anak muda tersebut datang ke perusahaan tersebut untuk melamar pekerjaan itu.

Ketika memasuki perusahaan telegraph itu, ia terkagum-kagum melihat sekeliling, bagaimana para karyawan sibuk bekerja dan terdengar ramai suara-suara sandi morse.

Namun ternyata peminat atas pekerjaan itu tidak sedikit. Banyak orang telah duduk menunggu untuk melakukan wawancara. Oleh repsesionis ia di minta mengisi formulir sambil duduk menanti bersama para pelamar lainnya. (continue reading…)

Leave a Comment :, , more...

Dewa KA

by on Nov.10, 2010, under Inspirasi

Inspirasi di bawah ini adalah kesaksian yang ditulis oleh Julita Manik, dibahasakan kembali oleh edvano.com untuk ditulis dalam rubrik inspirasi

Namanya Dewa (panggilan singkat). Tubuhnya kurus dan gayanya seperti anak muda pada umumnya. Sepintas memang tidak terlalu istimewa. Tetapi ketika dia bertutur lewat kesaksiannya, ada banyak berkat yang bisa kita dapat dari kesaksian tersebut, dan diharapkan menjadi inspirasi untuk kita semua.

Usianya pada saat ini 21 tahun. Dia adalah anak sulun dari 4 (empat) bersaudara, lahir di Malaysia. Kehidupan masa kecilnya lebih banyak di luar Indonesia. Keluarganya adalah orang yang sangat berpengaruh dan sangat berkelimpahan. Dewa mendapatkan uang saku yang berlimpah. Liburan ke luar negeri bukan sesuatu yang istimewa bagi dia. Apa saja yang diinginkan bisa dipenuhi. Bahkan, pada waktu SMP di Jakarta International School, dia adalah satu-satunya siswa yang membawa mobil Ferarri ke sekolah. Selain bergelimangan harta, Dewa juga mempunyai otak yang encer. Dia selalu mengikuti program akselerasi di sekolah, sehingga di usia 15 tahun dia sudah tamat SMA dan masuk di Oxford Univercity. (continue reading…)

Leave a Comment :, , more...

Louis Braille

by on Nov.10, 2010, under Inspirasi

Louis Braille dilahirkan di sebuah desa di Perancis pada tahun 1809 dalam keadaan normal sebagaimana bayi-bayi lainnya. Kemudian ketika ia berusia 3 tahun, di tahun 1812, terjadilah suatu kecelakaan yang sangat mengerikan pada diri anak kecil ini. Sebuah benda tajam yang biasanya dipakai untuk melubangi kayu atau kulit, menusuk matanya sehingga Louis Braille terpaksa harus kehilangan penglihatan pada kedua matanya.

Louis Braille tidak menyerah dengan keadaan yang ia alami. Anak ini ternyata bertumbuh menjadi besar sebagai anak yang memiliki tekad yang sangat kuat untuk belajar dan menguasai sesuatu. Ia seringkali lebih pandai dan lebih menonjol  daripada anak-anak lain yang mempunyai penglihatan yang baik. Dengan sekuat tenaga Louis Braille mempelajari satu hal yang sangat ia senangi, yaitu musik. Kesungguhan semangatnya ternyata tidak sia-sia karena dia kemudian menjadi pemain organ yang pandai. Braille belajar di sekolah tinggi orang-orang buta di Paris dan ia masuk dalam jajaran siswa yang pandai bermusik. Pada usia 19 tahun, dia telah menjadi guru di sekolah tersebut. (continue reading…)

Leave a Comment :, , more...

Arsip